Saya gak ngerti gimana pula perasaan itu bisa muncul. Ada yang
bilang itu karena teringat oleh sesuatu yang sedih atau buruk. Tapi
permasalahannya adalah ketika perasaan itu muncul gak tahu tempat. Misalkan
kamu ada di dalam kelas yang hampir semua orang tertawa dan merasa happy, tapi cuma kamu yang merasa gak
mood dan pingin nangis kejer saat itu juga.
Mungkin itu salah satu gejala stres mau gila, kali ya? Haha.
Dan yang bikin menyebalkan adalah kemudian pikiran burukmu
kemana-mana. Mulai dari hal-hal yang membuat harimu buruk, memori menyedihkan,
bahkan sampai mempertanyakan; kenapa sih kamu hidup di dunia ini?
Yeah well, everyone is here
for a reason. Kayaknya dan pastinya ada alasan mengapa Tuhan menciptakan
kita di dunia. Cuman, kenapa? Dan apa?
Kalau saya lebih sering merasa ‘Ah, kok saya useless banget ya—hidup saya menyenangkan begini kok tapi
saya merasa sedih.’
Saya gak hidup di dunia yang saya benci, tapi saya cuma merasa gak
suka. Gak suka aja.
Dan saya jadi bingung sendiri. Memang apa yang sebenarnya saya
suka? Apa yang sebenarnya saya inginkan? Apa yang mau saya lakukan dengan
hidup? Saya super duper iri sama orang-orang yang udah punya tujuan, kemauan,
dan bahkan punya progress besar dari langkah mereka. Saya punya sih, tujuan
hidup. Cuman seperti pertanyaan saya sebelumnya; apa ini yang sebenarnya saya
inginkan? Kenapa saya mau ini? Kenapa saya butuh itu?
Saya tahu juga apa yang bisa membuat saya merasa bahagia, tapi saya
bingung bagaimana saya bisa terlepas dari perasaan ini. Karena pertama, saya gak
mau dan gak punya siapapun untuk diberitahu mengenai hal ini. Because I’ve
tried, but it was so pointless that they won’t listen and care. Well, mostly.
Parents? They’ve already had too much of their own problems. It’s not like I
can’t tell it to God, but these kind of feeling is better to talk with the
living things, right? Right. That’s what other people were told. And I have no
pet.
Kedua, I’m tired of crying. At least tired of feels like crying.
Crying might be a great way to decrease the stress or depressed feeling. But I
don’t like to cry for no reason in public, especially when people looks at me
and thought, ‘what the hell is that
person doing? Crying, really? What a pathetic person!’ Saya juga merasa nangis
itu bukan gaya saya sih, so no. no. no. nope.
And I’m so no no motivated person. It’s not like I hate it, I just
don’t find it useful. Sometimes, but not useful enough. Well, I’m more into
inspired person, not motivated person. Like prefer to search something that
might inspire me than looking for a motivate words. For me, motivated is good
but it’s only get me nowhere. But when I get inspired, I could do something
about it and make something from it.
Saya juga gak mungkin ke psikiater atau psikolog. Atau
curhat-curhat ke dokter apalagi minum obat anti-depresi atau apalah. Itu pake duit,
dan saya lebih prefer using the money for the other things.
Well, I just hope I can cure this. Paling enggak nemu kebahagiaan dan diberikan secercah petunjuk sama Tuhan. Aamiin.
No comments:
Post a Comment